<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nanda Firdaus &#187; School</title>
	<atom:link href="http://www.nandafirdaus.co.cc/category/school/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nandafirdaus.co.cc</link>
	<description>Wadah Sharing Ilmu dan Pengalaman</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jun 2011 12:22:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Gedung Baru, Harapan Baru</title>
		<link>http://www.nandafirdaus.co.cc/2011/02/gedung-baru-harapan-baru/</link>
		<comments>http://www.nandafirdaus.co.cc/2011/02/gedung-baru-harapan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 15:43:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanda Firdaus</dc:creator>
				<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[gedung baru Fasilkom UI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nandafirdaus.co.cc/2011/02/gedung-baru-harapan-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Waktu sedang iseng jalan kaki ngiterin UI (olah raga sekali-sekali xD), saya melihat gedung baru Fasilkom UI sudah lumayan terlihat bentuknya. Sejak mulai dibangun beberapa bulan yang lalu, gedung ini berhasil membuat geram penghuni FMIPA karena kegiatan konstruksinya. Gara-gara aktifitas alat berat, banyak alat penelitian yang sensitif telah rusak seperti timbangan dll. Namanya juga konstruksi&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: block; margin-right: auto; margin-left: auto;" src="http://www.nandafirdaus.co.cc/wp-content/uploads/2011/02/wpid-2011-02-24-10.29.44.jpg" alt="image" /></p>
<p>Waktu sedang iseng jalan kaki ngiterin UI (olah raga sekali-sekali xD), saya melihat gedung baru Fasilkom UI sudah lumayan terlihat bentuknya. Sejak mulai dibangun beberapa bulan yang lalu, gedung ini berhasil membuat geram penghuni FMIPA karena kegiatan konstruksinya. Gara-gara aktifitas alat berat, banyak alat penelitian yang sensitif telah rusak seperti timbangan dll. Namanya juga konstruksi gedung. :D<br />
Semoga gedung baru ini dapat menjadi sarana penunjang agar Fasilkom UI bisa menjadi fakultas yang lebih baik lagi. Oh ya, nantinya gedung ini akan dinamakan School of Computer Science and Engineering. Jadi bakal di gabung antara Fasilkom dan Teknik Komputer.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nandafirdaus.co.cc/2011/02/gedung-baru-harapan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paradigma Ilmu Pengetahuan</title>
		<link>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/paradigma-ilmu-pengetahuan/</link>
		<comments>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/paradigma-ilmu-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 14:14:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanda Firdaus</dc:creator>
				<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Paradigma]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nandafirdaus.co.cc/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Paradigma ilmu pengetahuan merupakan cara pandang seseorang terhadap ilmu pengetahuan. Kata paradigma mungkin masih asing di telinga kita. Kata ini lazim digunakan di lingkungan akademis yang terpalajar, karena paradigma dapat membantu kita untuk membentuk cara pandang dalam melihat suatu fenomena yang mengemuka dalam kehidupan. Dengan menggunakan paradigma, seorang ilmuan atau peneliti dapat melihat suatu fenomena&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Science Paradigm" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:9NJNhGn7sh9jsM:http://i9.photobucket.com/albums/a69/NickKalar/Science/knowledge-paradigm.jpg&amp;t=1" alt="" width="135" height="135" />Paradigma ilmu pengetahuan merupakan cara pandang seseorang terhadap ilmu pengetahuan. Kata paradigma mungkin masih asing di telinga kita. Kata ini lazim digunakan di lingkungan akademis yang terpalajar, karena paradigma dapat membantu kita untuk membentuk cara pandang dalam melihat suatu fenomena yang mengemuka dalam kehidupan. Dengan menggunakan paradigma, seorang ilmuan atau peneliti dapat melihat suatu fenomena atau kasus yang muncul dan ada di tengah-tengah masyarakat.   Dalam essay karya Eva Kunseler yang berjudul Towards a new paradigm of science dipaparkan apa itu paradigma ilmu pengetahuan. Sebagian isi essay ini menyadur pemikiran Thomas Kuhn. Thomas Kuhn sendiri merupakan orang pertama yang membahas paradigma dan filosofi ilmu pengetahuan secara komprehensif.<span id="more-92"></span></p>
<p>Istilah paradigma mengacu pada satu set praktek-praktek, seperti metode observasi dan interpretasi, dan pandangan mendasar  yang mendefinisikan disiplin ilmu selama periode waktu tertentu. Kuhn menafsirkan ilmu pengetahuan sebagai proses pemecahan masalah yang diselingi dengan revolusi ilmiah. Revolusi ilmiah atau pergeseran paradigma dapat terjadi ketika kelemahan dari asumsi dasar dalam membangun paradigma yang berlaku muncul dan tidak bisa lagi diabaikan. Paradigma ilmu pengetahuan adalah model atau kerangka berpikir tentang gejala-gejala dengan pendekatan fragmentarisme yang cenderung terspesialisasi berdasarkan langkah-langkah ilmiah menurut bidangnya masing-masing. Dalam bukunya yang berjudul The Structure of Scientific Revolutions Thomas Kuhn mendefinisikan paradigma ilmu pengetahuan sebagai:</p>
<ul>
<li>Apa yang akan diamati dan diteliti</li>
<li>Jenis pertanyaan yang seharusnya ditanyakan dan diselidiki untuk jawaban yang berkaitan dengan subjek ini</li>
<li>Bagaimana pertanyaan-pertanyaan ini harus terstruktur</li>
<li>Bagaimana hasil penyelidikan ilmiah harus ditafsirkan</li>
</ul>
<p>Paradigma ilmu pengetahuan sebagai kerangka berfikir tentang gejala-gejala yang ada di kehidupan sekitar memiliki berbagai macam jenis seperti:</p>
<ul>
<li>Paradigma Kualitatif yaitu proses penelitian berdasarkan metodologi yang menyelidiki fenomena sosial untuk menemukan teori dari lapangan secara deskriptif dengan menggunakan metode berpikir induktif</li>
<li>Paradigma Deduksi yaitu penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan Induksi yaitu  penelitian dengan pendekatan kualitatif</li>
<li>Paradigma Rekonstruksi Teori yaitu Model penyelidikan ilmiah yang berusaha merancang kembali teori atau metode yang telah ada dan digunakan dalam penelitian. Agar model rekonstruksi teori dapat diterapkan dengan baik, pemilihan dan penguasaan teori tertentu yang dianggap relevan dengan penelitian sangat menunjang keberhasilan teorinya.</li>
</ul>
<p>Pendapat penulis, paradigma merupakan suatu cara pandang yang sangat penting dalam mengkaji dan mendalami suatu ilmu pengetahuan. Paradigma dapat memperluas lingkup  pemahaman dan membantu menemukan hal-hal baru yang unik di barbagai permasalahan yang membutuhkan pemecahan dan jalan keluar. Paradigma ilmu pengetahuan memiliki metode-metode yang dapat digunakan tergantung kebutuhan penelitian. Paradigma ilmu pengetahuan ini selalu berubah mengikuti perkembangan zaman. Bila suatu paradigma dianggap telah memiliki kelemahan dan tidak cocok dengan perkembangan zaman saat itu, maka akan diganti dengan cara merumuskan paradigma baru oleh para ahli yang sesuai dengan zaman tersebut.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p>http://roedijambi.wordpress.com/2010/02/12/mengenal-paradigma-dalam-ilmu-pengetahuan/</p>
<p>Eva Kunseler. Towards a New Paradigm of Science [essay]. http://www.nusap.net/downloads/KunselerEssay2007.pdf</p>
<p>http://id.shvoong.com/humanities/philosophy/1970149-paradigma-ilmu-pengetahuan/</p>
<p>Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Terintegrasi. Buku Ajar I, Universitas Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/paradigma-ilmu-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Maba Fasilkom UI 2010</title>
		<link>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/kesalahan-maba-fasilkom-ui-2010/</link>
		<comments>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/kesalahan-maba-fasilkom-ui-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 06:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanda Firdaus</dc:creator>
				<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilkom]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[Maba]]></category>
		<category><![CDATA[turbo]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nandafirdaus.co.cc/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Setelah evaluasi kegiatan PMB 2010 yang pertama, maba Fasilkom UI 2010 (Turbo) mendapat masukan dari para senior yang ditampung oleh panitia evaluasi. Sebagai mahasiswa baru, tentu tidak mudah bagi Turbo untuk menyesuaikan diri dengan budaya dan lingkungan baru Fasilkom UI. Karena itu, kami mohon maaf pada senior yang merasa kurang nyaman dengan tingkah laku kami&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="PMB Fasikom UI 2010" src="http://a1.twimg.com/profile_images/1093720649/baru_twitter_bigger.png" alt="" width="73" height="73" />Setelah evaluasi kegiatan PMB 2010 yang pertama, maba Fasilkom UI 2010 (Turbo) mendapat masukan dari para senior yang ditampung oleh panitia evaluasi. Sebagai mahasiswa baru, tentu tidak mudah bagi Turbo untuk menyesuaikan diri dengan budaya dan lingkungan baru Fasilkom UI. Karena itu, kami mohon maaf pada senior yang merasa kurang nyaman dengan tingkah laku kami para mahasiswa baru ya. :D</p>
<p>Keluhan yang disampaikan para tim evaluator kurang lebih sebagai berikut:</p>
<p><strong>1.  Maba kurang mengakrabkan diri dengan senior</strong></p>
<p>Dalam hal ini saya menyadari bahwa saya juga kurang berusaha mengakrabkan diri dengan senior. Kami maba 2010 diharuskan menyapa semua warga Fasilkom, termasuk senior, satpam, janitor, dosen, staff, penjaga kantin, dll. <span id="more-84"></span>Secara pribadi saya bisa dibilang agak sungkan bila menyapa senior yang belum dikenal. Apalagi senior tersebut tidak melihat saya waktu berjalan. Rasanya seperti saya sok kenal dengan senior itu. Namun saya usahakan merubah paradigma itu dan berusaha memberanikan diri menyapa senior duluan. Semoga bisa ya kak.</p>
<p><strong>2.  Turbo kurang kompak</strong></p>
<p>Ada satu senior yang bercerita pada saya bahwa saat acara PSAF (Pengenalan Sistem Akademik Fakultas), ia mengaku kaget karena maba 2010 datang ke acara itu sendiri-sendiri. Padahal pada tahun sebelumnya, maba 2009 datang ke fasilkom secara berkelompok. Sebelum menuju fasilkom, maba 2009 berkumpul dahulu di Masjid UI. Hal ini sangat kontras dengan maba 2010. Selain itu, jarang terlihat maba 2010 berkumpul beramai-ramai di aula sekretariat. Hal ini yang menimbulkan pandangan senior bahwa maba 2010 kurang kompak.</p>
<p><strong>3.  Sering tidak pakai nametag</strong></p>
<p>Memakai nametag adalah kewajiban setiap mahasiswa baru agar dapat dikenali senior, satpam, dan warga fasilkom yang lain. Hal ini dilakukan untuk mencagah pencurian yang sering terjadi di saat penerimaan mahasiswa baru dan memudahkan warga fasilkom mengenali maba tersebut. Namun pada pelaksanaannya, tidak sedikit maba yang tidak menggunakan nametagnya.</p>
<p>Semoga kami bisa memperbaiki kesalahan ini dan tidak terulang lagi di angkatan selanjutnya. :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nandafirdaus.co.cc/2010/09/kesalahan-maba-fasilkom-ui-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macam-Macam Seni Rupa</title>
		<link>http://www.nandafirdaus.co.cc/2009/07/macam-macam-seni-rupa/</link>
		<comments>http://www.nandafirdaus.co.cc/2009/07/macam-macam-seni-rupa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 09:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanda Firdaus</dc:creator>
				<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[ciri]]></category>
		<category><![CDATA[contoh]]></category>
		<category><![CDATA[kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[rupa]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandafirdaus.co.cc/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Seni Modern Seni modern juga dikenal dengan istilah avant-garde merupakan istilah dimana aturan-aturan dalam seni tradisional dikesampingkan dalam rangka mengembangkan ide-ide baru dan semangat percobaan. Seni modern dapat dirujuk terhadap karya-karya yang tercipta kira-kira dari tahun 1860 sampai 1970 walaupun beberapa ahli tidak setuju. Seni modern mengedepankan ide-ide dan cara berpikir baru terhadap bermacam-macam hal.&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seni Modern</strong></p>
<p><strong>Seni modern</strong> juga dikenal dengan istilah <strong><em>avant-garde</em></strong> merupakan istilah dimana aturan-aturan dalam seni tradisional dikesampingkan dalam rangka mengembangkan ide-ide baru dan semangat percobaan. Seni modern dapat dirujuk terhadap karya-karya yang tercipta kira-kira dari tahun 1860 sampai 1970 walaupun beberapa ahli tidak setuju. Seni modern mengedepankan ide-ide dan cara berpikir baru terhadap bermacam-macam hal. Seni modern yang karyanya mucul lebih baru disebut seni kontemporer. Kontribusi terpenting dari bentuk seni abad ke-20 adalah ditemukannya abstraksi yaitu seni yang tidak meniru benda-benda, teknik-teknik material artistik dan bahkan ruang lingkup dan definisi dari seni itu sendiri.<span id="more-43"></span></p>
<p><strong>Ciri Khusus</strong></p>
<ul>
<li>Cenderung terdapat abstraksi</li>
<li>Bahan-bahan pembuatan beragam, tidak terikat hanya pada minyak kanvas.</li>
<li>Merupakan sarana ekspresi diri senimannya</li>
<li>Tidak mengatasnamakan institusi politik ataupun religius, walaupun ada tapi sedikit</li>
<li>Selalu mengutamakan orisinalitas</li>
<li>Terdapat hubungan dengan teknologi modern</li>
</ul>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Contoh Seni Modern </strong></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 140px"><img title="Nude Descending a Staircase No.2 (1912) Karya Marcel Duchamp" src="http://www.english.emory.edu/classes/paintings&amp;poems/nude.gif" alt="Nude Descending a Staircase No.2 (1912) Karya Marcel Duch" width="130" height="216" /><p class="wp-caption-text">Nude Descending a Staircase No.2 (1912) Karya Marcel Duch</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><img title="Three Musicians (1921) Karya Pablo Picasso" src="http://www.presstv.ir/photo/20090609/ebrahimpour20090609213644390.jpg" alt="Three Musicians (1921) Karya Pablo Picasso" width="320" height="216" /><p class="wp-caption-text">Three Musicians (1921) Karya Pablo Picasso</p></div>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Seni Tradisional</span></strong></p>
<p><strong>Seni tradisional</strong>, dapat disebut dengan <strong>seni rakyat</strong> merupakan bentuk seni yang diproduksi oleh suatu kebudayaan tertentu oleh rakyat jelata, pekerja atau orang lain. Seni tradisional dibuat utamanya untuk kegunaan, lebih dari estetika. Seni tradisional biasanya hanya mengacu pada suatu kebudayaan tertentu dan berbeda antara satu dengan yang lain, walaupun terkadang bisa sama karena pengaruh kebudayaan. Keragaman lokasi geografis dan keragaman jenis seni tradisional tidak memungkinkan untuk mendeskripsikannya secara keseluruhan.</p>
<p>Seni tradisional kian menghilang dikarenakan modernisasi, industrialisasi ataupun pengaruh luar. Hal tersebut dianggap sebagai fenomena bagi kalangan tertentu.</p>
<p><strong>Ciri khusus</strong></p>
<ul>
<li>Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda</li>
<li>Mengutamakan kegunaan, lebih dari estetika</li>
<li>Dianggap naïf karena tidak mengindahkan kaidah seni</li>
<li>Bersifat impulsif, hanya spontanitas saja</li>
<li>Tidak terpengaruh aliran dalam akademisi dan ruang lingkup seni murni</li>
</ul>
<p><strong>Contoh Seni Tradisional</strong></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 230px"><img title="Wayang Kulit" src="http://www.hu-pakuan.com/fotoberita/wayang-kulit.jpg" alt="Wayang Kulit" width="220" height="321" /><p class="wp-caption-text">Wayang Kulit</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img title="Batik" src="http://www.swaberita.com/wp-content/uploads/2008/05/batik.jpg" alt="Batik" width="300" height="259" /><p class="wp-caption-text">Batik</p></div>
<p><strong>Seni Kontemporer</strong></p>
<p><strong>Seni kontemporer</strong> atau <strong>seni masa kini </strong>merupakan suatu istilah yang digunakan untuk mengelompokkan gaya-gaya seni rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan populer dan dipilih oleh para seniman dalam rentang waktu 50 tahun terakhir. Istilah tersebut juga dapat merujuk kepada karya-karya seni rupa yang tercipta pada zaman sekarang</p>
<p>Secara garis besar, seni kontemporer dapat dibagi 2 yaitu <em>pop art </em>dan <em>optic art</em></p>
<ul>
<li>Pop art</li>
</ul>
<p><em>Popular art</em> diaplikasikan dalam berbagai hal diantaranya kaleng minuman, bungkus makanan, poster film, komik, mainan, barang-barang industri, dll.</p>
<ul>
<li>Optic art</li>
</ul>
<p><em>Optic art </em>menekankan oada permainan ilusi optic dari mata si pengamat, optic art berkembang pada paruh kedua abad ke-20</p>
<p><strong>Contoh Seni Kontemporer</strong></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 260px"><img title="Emo Obama" src="http://3.bp.blogspot.com/_TS1oZYqIIvE/SNK49aZVSnI/AAAAAAAADIA/xE0c3Loh8wY/s400/emo+obama.jpg" alt="Emo Obama" width="250" height="250" /><p class="wp-caption-text">Emo Obama</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nandafirdaus.co.cc/2009/07/macam-macam-seni-rupa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

